Royal Jelly
lebih dikenal sebagai salah satu bahan suplemen makanan atau vitamin untuk
menjaga daya tahan tubuh. Sedikit diketahui bahwa bahan yang berasal dari hasil
sekresi lebah madu ini, juga bermanfaat untuk menjaga kecantikan kulit. Bahan yang
alaminya berfungsi sebagai makanan bayi lebah dan ratunya ini mengandung banyak
sekali nutrisi, antara lain: Gelatin; protein; vitamin A, C, D, E, dan B
kompleks; mineral; dan bermacam enzim. Substansi dasarnya berupa 10 HAD (10-Hidroxy-2-decenoic acid)
merupakan nilai unik royal jelly yang tak dimiliki zat makanan lain, yakni
berfungsi sebagai zat anti bakterial.
Pakar
kecantikan kulit asal Jerman, Elfriede Kirschbaumer, M.D., menyatakan bahwa royal
jelly berkhasiat untuk memperlambat efek penuaan. Gel madu ini mampu menstimulus
sirkulasi kulit sehingga memperlancar pasokan nutrisi dan oksigen di jaringan kulit
dan memperlancar pembuangan zat yang tak diperlukan sel-sel kulit.
Royal jelly
dikenal kaya protein, yang mengandung arti, dalam skala seluler, ia juga kaya
akan asam nukleus, RNA , dan DNA; bahan dasar untuk perbaikan sel-sel kulit. Selain itu
Gelatin yang menjadi salah satu komponen utama Royal Jelly, merupakan bahan
yang mengawali pembentukan kolagen. Seperti yang umum diketahui kolagen adalah
elemen anti-penuaan yang menjaga kekenyalan dan kelembutan kulit.
Secara biokimia
bahan penyusun royal jelly memang sangat kompleks. Kompleksitas nutrisinya
inilah yang membuat jelly madu yang satu ini sungguh berharga; tak heran kalau
ia dijuluki jelly-bangsawan. Dengan segala khasiatnya ini sungguh disayangkan
belum banyak produsen dan ahli kecantikan yang mengambil manfaat royal jelly
untuk menjaga kemudaan dan kesehatan kulit.
No comments:
Post a Comment